Kepada Yang Tak Bernama

Terima kasih

Engkau embun disaat yang tepat

Memberi kehidupan bagi alam semesta

Yang tak bermakna ini

 

Terima kasih

Engkau mendengar keluh kesah ini

Memberikan terang bagi gelapnya

Alam kehidupan ini

 

Namun… sayang beribu sayang

Belum sempat terucap

Terima kasih itu

Kepadamu yang tak bernama

 

Apakah ini memang sifatku?

Apakah ini benar keegoisanku?

Yang tidak ingin tahu kamu

Apalagi menuliskannya

 

Kuterperanjat dan tersadar

Saat kau menghilang

Meninggalkan alam semesta ini

Dengan rumput kering dan gelapnya dunia

 

(Jakarta, 17 September 2015)

Kukuh Fany Fatkhuloh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s