Kegagalan: Keberhasilan yang tertunda

Banyak orang mengetahui sebuah kata bijak bahwa “kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda” namun tidak banyak yang dapat mempraktikannya dalam kehidupan mereka, kebanyakan orang setelah gagal akan terus menyesali kegagalannya dan selalu berburuk sangka kepada Allah dan mengasumsikan bahwa Allah tidak lah adil.

Saya rasa apa yang diasumsikan itu adalah keliru dan tidaklah benar. Pada hakikatnya seperti yang dijelaskan dalam Al-quran sebenarnya kita hidup hanyalah untuk beribadah kepada Allah, itu aja tidak ada yang lain. Beribadah tidak hanya ritual semata, namun apa yang kita perbuat harusnya diniatkan untuk beribadah kepada Allah semata, insya allah dengan begitu pekerjaan atau apapun yang kita lakukan walaupun mengalami kegagalan tidak akan membuat kita down dan suudzon kepada sang pemberi hidup. Hidup itu ujian dan ujian itu tidak akan melebihi batas kemampuan kita, itulah janji Allah.

Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal… melainkan mereka yang terus menerus mengalami kegagalan tetapi selalu optimis bahwa dia pasti akan sukses, dengan kerja keras dan doa niscaya semua itu pasti akan nyata adannya. “Allah bersama orang-orang yang sabar”. []

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s